| Rajutan sempurna legenda, mistisisme, filosofi dan puisi, buku ini berkisah tentang kedatangan sosok misterius, Mirdad, di sebuah biara yang terletak di sebuah biara yang terletak di sebuah pegunungan terpencil. Kendati mendapatkan penolakan dari Kepala Biara yang culas, Mirdad menjadi Guru bagi Tujuh Biarawan lainnya yang ditugaskan untuk mempertahankan komunitas spiritual warisan Nabi Nuh itu.
Lewat dialog dan argumen, paradoks dan tafsir-tafsir mimpi, Mirdad menyingkap jalan sejati bagi manusia untuk mencapai Pencerahan. Inilah salah satu karya sastra terbaik yang pernah dihasilkan dunia, di tulis oleh Mikhail Naimy, sastrawan besar Lebanon yang juga penulis biografi Kahlil Gibran.
Bila lewat The Prophet, Gibran telah "menyentuh" Tuhan. Lewat The Book of Mirdad, Naimy "memaparkan jalan" menuju Tuhan dengan keindahan bahasa yang melampaui Gibran.
***
Tentang Penulis:
Mikhail Naimy, lahir tahun 1889 di Baskinta, Lebanon. Sempat mengenyam pendidikan di Palestina dan Rusia, ia meraih gelar Liberal Art and Law dari University of Washington, tahun 1916. Di New York, bersama Kahlil Gibran dan delapan sastrawan muda lainnya, ia mendirikan sebuah gerakan revolusi Sastra Arab yang di kenal sebagai The Mahjar School. Tahun 1932, setelah meninggalnya Gibran, Naimy kembali ke Baskinta dan terus menulis hingga akhir hayatnya di tahun 1988. |