Index+Profil+Berita+Agenda+Buku Baru+Layanan
 
 

Alamat:
Kompleks LIPI Jl. Cikabuyutan No. 6
baranang Siang-BOGOR
Phone:
0251 379439
Contact Person:
Agus Setiadi
0812 1106647
Email:
info@jendela-online.com

+Katalog Buku
+Peta Alamat
 
 
Penerbitan pada Milenium Mendatang

Perkembangan pesat Internet memberi dampak pada banyak bidang, termasuk dunia penerbitan. Amazon.com dan Barnes & Noble , misalnya, harus diakui telah merubah gaya berbelanja buku. Di situs tersebut anda dapat memesan buku dengan menggunakan kartu kredit. Selanjutnya kurir mengantarkan buku pesanan ke tangan anda. Di Indonesia pun, telah muncul situs-situs sejenis, seperti Mizan Online , Ekuator , Sanur, dan Gramedia.

Beberapa majalah dan surat kabar lokal juga telah go online . Tempo, Republika, Kompas, Swa, dan banyak lagi yang lainnya, kini dapat anda akses melalui Internet. Ada juga media online yang memperbarui informasinya beberap kali sehari, seperti satunet.com dan detik.com. 

Gambaran ini hanyalah tahap awal perkembangan industri penerbitan. Menurut Mike Sergoves, Wakil Presiden Divisi Sales dan Marketing Peanutpress.com penerbitan masa depan adalah penerbitan digital . Perubahan ke arah penerbitan digital berlangsung sejalan dengan pesatnya teknologi informasi.

Dukungan bagi penulis

Era komputer sebenarnya merupakan mimpi yang menjadi nyata bagi pelaku marketing . Contoh hal ini terjadi di musim semi 1999, dengan diluncurkannya karya Lisa Scottoline berjudul "Mistaken Identity" (Harper Collins).

Buku ini meraih tingkat penjualan yang tinggi berkat ide Scottoline yang unik dengan taktik pemasaran cyber . Sambil menulis, ia mengundang pembaca untuk mengedit bab pertama melalui situs web -nya.

Ia  berhasil memperoleh 3.500 tanggapan yang merupakan dasar bagi kesuksesan pemasaran bukunya kelak. Bagaimana tidak, setiap orang pasti ingin memiliki buku yang telah dieditnya sendiri! 
Dan jika para pengedit lepas itu mempromosikan buku tersebut pada teman-teman mereka, tidakkah hal ini menjadi semacam bola salju?

"Penulis masa lalu, menghasilkan buku dan penerbit yang mempromosikannya. Itulah yang biasa terjadi. Tapi ini adalah bisnis saya, dan karena itu terserah saya bagaimana mengupayakannya."

Penyajian buku masa depan

Perubahan paling nyata bagi pembeli buku adalah penyajian buku di tahun-tahun mendatang. Dengan adanya buku elektronik( e-book ), "buku" konvensional, yang berupa kumpulan kertas dengan kemasan berwarna-warni mungkin akan menjadi barang aneh bagi generasi pembaca masa depan. Itulah evolusi. Manusia mulai menulis di batu, kemudian di daun. Dan sekarang di komputer.

E-book sebenarnya merupakan dambaan pecinta lingkungan, karena tidak menggunakan kertas. Anda tidak perlu menunggu Amazon mengirimkan buku melalui kurir. Anda hanya perlu memantau situs web - B&N, Amazon, ebookcity.com atau peanutpress.com - dan men- download- nya ke komputer  anda. Dengan demikian anda telah berpartisipasi dalam menjaga kelestarian hutan.

Buku juga disajikan dalam bentuk CD-ROM dan DVD. Dan inovasi terbaru yang masih dicoba - menjadikannya e-reading - bacaan yang dilengkapi musik latar bagi buku fiksi, atau video bagi nonfiksi.


Pergeseran buku konvensional ke e-book

Harga e-book sekarang ini memang lebih murah ketimbang buku konvensional. Tapi ini bisa saja berubah jika e-book semakin populer. Yang menjadi masalah, apakah publik dapat menerima e-book ? Dapatkah e-book menggantikan halaman-halaman buku konvensional?

Mungkin saja ? Kata Jim Barnes, Manajer Editor Independent Publisher online Magazine. 
Barnes telah memantau perkembangan digital dalam industri penerbitan selama beberapa tahun terakhir. 
"Mungkin saja nanti saya membaca dengan peralatan elektronik. Memang sukar dibayangkan, tapi banyak hal yang semula sulit dibayangkan namun kemudian menjadi nyata."

Meskipun pengguna Internet di Indonesia masih sangat kecil (0,05%), tapi perkembangan ini harus segera diantisipasi. Mengingat penyajian buku secara elektronik memiliki beberapa kelebihan, antara lain kapasitasnya yang besar dan penyajiannya dapat menjadi lebih menarik.

Sumber:
A Gutenberg Moment?
Publishing Industry Embracing Cyber-Frontier as 2000 Approaches (Jamie Allen - CNN Interactive Senior Writer).

« Index berita
 
 
       
 
  Index | Profil | Berita | Agenda | Buku Baru | Layanan  
  Copyright © 2006 JENDELA - Toko Buku Alternatif, All right reserved
Best view@IE6+firefox1.1+Netscape7.1